Minggu, 05 Juli 2015

SEO (Seach Engine Optimization)


SEO adalah singkatan dari Seach Engine Optimization. Artinya adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk meng-OPTIMALKAN website Anda dimata search engine tadi. Suatu website yang optimal di search engine akan menang dan berada di posisi atas hasil pencarian di search engine seperti Google tadi.  Kalau website Anda menang maka website Anda akan seperti diatas tadi. Jutaan orang mencari di Google misalnya, Website Anda ketemu terus,  Orang klik pada website anda yang ketemu tersebut, maka banyak pengunjung ke blog Anda.  Artinya search engine telah bekerja siang dan malam tanpa henti membantu Anda, dengan setia, tanpa minta upah.  Anda mau begitu kan?. Jika Ya, maka Anda dapat mempelajari caranya.

Secara garis besar, kegiatan SEO ada 2 bagian, antara lain:

Yang Pertama adalah mendesign website Anda Internally agar Search Engine friendly. Artinya website Anda harus didesign yang bersahabat dengan Google. Agar nanti website Anda disenangi search engine tersebut. Itu akan meliputi navigasi (menu) yang baik, selalu ada minimal satu link untuk ke halaman yang anda buat, tidak juga terlalu banyak link yang berulang-ulang, website anda cepat loadingnya, Website Anda konsisten topiknya (kesesuaian antara Judul, Isi artikel, keywords dan description). Ini tidak sulit, bagi mereka yang sudah tau rahasianya.  Banyak sekali pemain internet marketing Indonesia yang telah menguasai hal ini. Kegiatan yang pertama ini sifatnya internal di website Anda, karena itulah sering juga disebut sebagai ON-PAGE Seo (kegiatan di halaman-halaman yang anda buat di website anda).

MEA Dan Pengaruhnya Terhadap Informatika

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah realisasi tujuan akhir dari integrasi ekonomi yang dianut dalam Visi 2020, yang didasarkan pada konvergensi kepentingan negara-negara anggota ASEAN untuk memperdalam dan memperluas integrasi ekonomi melalui inisiatif yang ada dan baru dengan batas waktu yang jelas. dalam mendirikan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), ASEAN harus bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip terbuka, berorientasi ke luar, inklusif, dan berorientasi pasar ekonomi yang konsisten dengan aturan multilateral serta kepatuhan terhadap sistem untuk kepatuhan dan pelaksanaan komitmen ekonomi yang efektif berbasis aturan.

Rabu, 03 Juni 2015

Hobi dan Prestasi Non Akademik

Assalamualaikum we, wb. Pada tulisan kali ini saya akan membahas mengenai Hobi, sebelum mambahas hobi saya, terlebih dahulu mengetahui pengertian hobby. Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Di dalam kamus, kata Hobi didefinisikan :
1). Kegemaran;
2). Kesenangan istimewa pd waktu senggang, bukan pekerjaan utama: bukan sbg mata pencahariannya;
Hobi biasanya bertujuan untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan. Contoh dari Hobi seperti mengumpulkan sesuatu (koleksi), membuat, memperbaiki, bermain dan pendidikan dewasa, saya tambah satu lagi “melakukan sesuatu”, Membaca Buku, Bermain sepak Bola, Futsal, mendengar musik, dan lain-lain. 

Nah itu pengertian hobi menurut sumber dari berbagai blog yang ada, sekarang saya akan memberitau hobi saya. Sebenernya hobi saya tidak cuma satu, namun setelah memilih yang benar benar bisa memilih waktu luang adalah mendesain, medesain benar benar mengisi waktu luang saya pada saat waktu ngampus senggang, menurut saya hobi saya yang satu ini sangat menenangkan pikiran,

Biasanya saya mendesain bisa menghabiskan waktu yang lama hingga berjam jam, saya mendasain banyak seperti poster, foto editing, spanduk dan lain lain. Saya mendapatkan kesenangan jika sudah melakukan hal itu dan dapat menghilangkan stress juga. 

Prestasi non akademik

Saya blm pernah meraih prestasi non akademik dengan hobi saya, namun karena hobi saya tersebut saya sering dipercaya untuk menjadi desainer untuk keperluan orang, misal saya sering dipercaya untuk mebuat desain kaos, poster, dan banner. walaupun itu bukan prestasi namun saya merasa bangga karena sudah bisa dipercaya oleh orang lain.

Saya pernah dipercaya untuk menjalankan bisnis sebagai desainer, untuk sebuah basar saya mendesain untuk dicetak kaos dan gelas, Alhamdulillah bisnis kami lancar, saya tidak menyangka kalo hobi saya ternyata dapat menghasilkay keuntungan yang tidak seberapa besar namun dapat membuat saya senang, setelah itu saya menjadi icon dibrosur sekolah untuk jurusan multimedia, walaupun sepele namun saya merasa senang. Jadi walupun tidak pernah mendapatkan prestasi non akademik saya tetep merasa bangga karena bisa dipercaya sama orang lain untuk melakukan kegiatan bermanfaat.

HCI dan Task Analysis

Human Computer Interaction (HCI)
         
         Human Computer Interaction (HCI) adalah sekumpulan proses, dialog, dan kegiatan dimana melaluinya pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan komputer. Saat kita menggunakan komputer, kita sedang berinteraksi dengan komputer. Di waktu ini kita sedang memberikan perintah kepada komputer, dan sistem komputer menerima perintah kemudian ditanggapinya hingga pekerjaan kita selesai. Definisi HCI, Suatu disiplin ilmu yang menekankan pada aspek desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena-fenomena disekitar manusia itu sendiri.

          Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan untuk desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena di sekitar manusia itu sendiri. Bukan untuk mempelajari komputer ataupun manusia, tetapi untuk menjadi jembatan yang menghubungkan manusia dengan komputer.

         Oleh Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai "set of processes, dialogues, and actions through -which a human user employs and interacts with computer". ACM-SGCHI [dalam PRE94] lebih jauh menuliskan definisi tentang HCI sebagai berikut:
--- human-computer interaction is a discipline concerned with the design, evaluation and implementation of interactive computing system for human use and with the study of major phenomena surrounding them. "
Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.

          Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok

Kamis, 30 April 2015

Passion dan Related-nya ke Jurusan

Assalamualaikum, okeh hari ini saya akan membahas tentang passion diri pribadi saya, karena ini merupakan tugas dari dosen softskill saya. Mungkin ini adalah pertama kalinya saya menulis di blog tanpa adanya kopas (copy paste), karena dosen saya menyuruh agar tulisan blog ini diharapkan tulisan saya sendiri. Sebenernya saya masih bingung apa arti passion sendiri, namaun setelah membaca dari berbagai sumber, ternyata passion itu adalah antusias kita melakukan sesuatu dengan adanya emosi dalam melakukan hal tersebut dan adanya makna atau untuk tujuan hidup.

Passion itu berbeda dengan hobi menurut saya karna jika hobi saja tidak ada makna hanya melampiaskan keinginan kita saja, saya memiliki hobi menggambar atau bisa disebut juga dengan mendesain dan mengotak-atik komputer. Saya sangat senang melakukan kedua hal tersebut, karena melakukan hal tersebut membuat saya merasa tertantang dalam memecahkan masalah dan membuat orang tertarik terhadap diri saya melalui karya saya tersebut, dan juga ketertarikan saya terhadap dunia digital kedua hal tersebut juga didasari oleh jurusan saya pada saat masuk sekolah kejuruan yaitu jurusan Multimedia

Namun seiring berjalanya waktu saya merasa bosan dan mulai tidak ada ketertarikan, dan saya merasa apa yang saya lakukan hanya untuk kepuasan diri saya semata, dan pada saat harus memilih jurusan untuk kuliah maka saya berfikir saya harus harus bisa menjalankan hobi namun juga bisa bermakna pada tujuan hidup saya. Dan semenjak masuk bangku kuliah lambat laun saya merasa bahwa passion saya adalah mendesain program dari sistematis pembuatanya bukan sebagai pembuat program atau programer, karna jika saya mendapatkan tugas untuk membuat sebuah alur program saya merasa senang atau tertantang dalam memecahkan masalah, dan alur tersebut dapat membuat orang lain paham terhadap apa yang saya buat

Minggu, 26 April 2015

Hukum Privasi dan Hak Cipta pada WEB

Hukum Privasi
Hukum Privasi merupakan hak pemegang hak cipta yang membatasi penggandaan tidak sah atau suatu ciptaan yang hak tersebut terbatas dan secara privasi hanya pada suatu lingkup tertentu serta biasanya menitikberatkan pada kepentingan perseorangan.

Pada dasarnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak dapat menjangkau semua aspek hukum dalam kegiatan atau perbuatan hukum yang dilakukan dalam internet, tetapi dapatdidukung oleh peraturan perundang-undangan lainnya sehingga tidak akan terjadikekosongan hukum dalam setiap peristiwa hukum yang terjadi sebagai jalan keluar dalam penegakan hukumnya. Selanjutnya di dalam penjelasan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) disebutkan bahwa kegiatan melalui media sistem elektronik, yang disebut juga ruang cyber (cyber space), meskipun bersifat virtual dapat dikategorikan sebagai tindakan atau perbuatan hukum yang nyata. Secara yuridis kegiatan pada ruang cyber tidak dapat didekati dengan ukuran dan kualifikasi hukum konvensional saja sebab jika cara ini yang ditempuh akan terlalu banyak kesulitan dan hal yang lolos dari pemberlakuan hukum.
Kegiatan dalam dunia cyber adalah kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik. Dengan demikian, subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula sebagai orang yang telah melakukan perbuatan hukum secara nyata. Dalam kegiatan e-commerce antara lain dikenal adanya dokumen elektronik yang kedudukannya disetarakan dengan dokumen yang dibuat di atas kertas.

Senin, 30 Maret 2015

Media Sosial

       Pengertian media sosial atau dalam bahasa inggris “Social Media” menurut tata bahasa, terdiri dari kata “Social”yang memiliki arti kemasyarakatan atau sebuah interaksi dan “ Media” adalah sebuah wadah atau tempat sosial itu sendiri.

     Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Sosial media dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian besar yaitu :

  1. Social Networks, media sosial untuk bersosialisasi dan berinteraksi ( Facebook, myspace, hi5, Linked in, bebo, dll)
  2. Discuss, media sosial yang memfasilitasi sekelompok orang untuk melakukan obrolan dan diskusi (google talk, yahoo! M, skype, phorum, dll)
  3. Share, media sosial yang memfasilitasi kita untuk saling berbagi file, video, music, dll (youtube, slideshare, feedback, flickr, crowdstorm, dll)
  4. Publish, (wordpredss, wikipedia, blog, wikia, digg, dll)
  5. Social game, media sosial berupa game yang dapat dilakukan atau dimainkan bersama-sama (koongregate, doof, pogo, cafe.com, dll)
  6. MMO (kartrider, warcraft, neopets, conan, dll)
  7. Virtual worlds (habbo, imvu, starday, dll)
  8. Livecast (y! Live, blog tv, justin tv, listream tv, livecastr, dll)
  9. Livestream (socializr, froendsfreed, socialthings!, dll)
  10. Micro blog (twitter, plurk, pownce, twirxr, plazes, tweetpeek, dll)
       Sosial media meghapus batasan-batasan manusia untuk bersosialisasi, batasan ruang maupun waktu, dengan media sosial ini manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka bereda dan kapanpun, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka, dan ttidak peduli siang atau pun malam.

          Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.


      Sosial media memiliki dampak besar pada kehidupan kita saat ini. Seseorang yang asalnya “kecil” bisa seketika menjadi besar dengan Media sosial, begitupun sebaliknya orang “besar” dalam sedetik bisa menjadi “kecil” dengan Media sosial.

       Apabila kita dapat memnfaatkan media sosial, banyak sekali manfaat yang kita dapat, sebagai media pemasaran, dagang, mencari koneksi, memperluas pertemanan, dll. Tapi apabila kita yang dimanfaatkan oleh Media sosial baik secara langsung ataupun tidak langsung, tidak sedikit pula kerugian yang akan di dapat seperti kecanduan, sulit bergaul di dunia nyata, autis, dll).

   Orang yang pintar dapat memanfaatkan media sosial ini untuk mempermudah hidupnya, memudahkan dia belajar, mencari kerja, mengirim tugas, mencari informasi, berbelanja, dll.

      Media sosial menambahkan kamus baru dalam pembendaharaan kita yakni selain mengenal dunia nyata kita juga sekarang mengenal “dunia maya”. Dunia bebas tanpa batasan yang berisi orang-orang dari dunia nyata. Setiap orang bisa jadi apapun dan siapapun di dunia maya. Seseorang bisa menjadi sangat berbeda kehidupannya antara didunia nyata dengan dunia maya, hal ini terlihat terutama dalam jejaring sosial.

Peran dan Fungsi Media Sosial


            Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien. Media sosial sperti blog, facebook, twitter, dab youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensional seperti media cetak dan iklan TV, brosur dan selebaran.

Media sosial memiliki kelebihan dibandingkan dengan media konvensional, antara lain :

  • Kesederhanaan
Dalam sebuah produksi media konvensional dibutuhkan keterampilan tingkat tinggi dan keterampilan marketing yang unggul. Sedangkan media sosial sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang tanpa dasar TI pun dapat mengaksesnya, yang dibutuhkan hanyalah komputer dan koneksi internet.

Membangun Hubungan
Sosial media menawarkan kesempatan tak tertandingi untuk berinteraksi dengan  pelanggan dan membangun hubungan. Perusahaan mendapatkan sebuah feedback langsung, ide, pengujian dan mengelola layanan pelanggan dengan cepat. Tidak dengan media tradisional yang tidak dapat melakukan hal tersebut, media tradisional hanya melakukan komunikasi satu arah.

  • Jangkauan Global
Media tradisional dapat menjangkau secara global tetapi tentu saja dengan biaya sangat mahal dan memakan waktu. Melalui media sosial, bisnis dapat mengkomunikasikan informasi dalam sekejap, terlepas dari lokasi geografis. Media sosial juga memungkinkan untuk menyesuaikan konten anda untuk setiap segmen pasar dan memberikan kesempatan bisnis untuk mengirimkan pesan ke lebih banyak pengguna.

  • Terukur
Dengan sistemtracking yang mudah, pengiriman pesan dapat terukur, sehingga perusahaan langsung dapat mengetahui efektifitas promosi. Tidak demikian dengan media konvensional yang membutuhkan waktu yang lama.


Fungsi Media Sosial


              Ketika kita mendefinisikan media sosial sebagai sistem komunikasi maka kita harus mendefinisikan fungsi-fungsi terkait dengan sistem komunikasi, yaitu :

  • Administrasi
Pengorganisasian proofil karyawan perusahaan dalam jaringan sosial yang relevan dan relatif dimana posisi pasar anda sekarang. Pembentukan pelatihan kebijakan media sosial, dan pendidikan untuk semua karyawan pada penggunaan media sosial. Pembentukan sebuah blog organisasi dan integrasi  konten dalam masyarakat yang relevan. Riset pasatr untuk menemukan dimana pasar anda.

  • Mendengarkan dan Belajar
Pembuatan sistem pemantauan untuk mendengar apa yang pasar anda inginkan, apa yang relevan dengan mereka.

  • Berpikir dan Perencanaan
Dengan melihat tahap 1 dan 2, bagaiman anda akan tetap didepan pasar dan begaiman anda berkomunikasi ke pasar. Bagaiman teknologi sosial meningkatkan efisiensi operasional hubungan pasar.

  • Pengukuran
Menetapkan langkah-langkah efektif sangat penting untuk  mengukur apakah metode yang digunakan, isi dibuat dan alat yang anda gunakan efektif dalam meningkatkan posisi dan hubungan pasar anda.